Kamis, 08 Januari 2015

Manfaat biji buah mangga

Adapun manfaat dari biji buah mangga yaitu :
  1. Biji mangga sangat bagus untuk pengobatan diare. Caranya yaitu dengan Biji harus dikumpulkan selama musim mangga, dikeringkan di tempat teduh dan dijadikan bubuk, serta disimpan untuk di gunakan sebagai obat bila diperlukan.
  2. Biji buah mangga dapat dimanfaatkan menjadi tepung ataupun makanan tradisional. Caranya yaitu biji diambil bagian tengahnya. terlebih dahulu membuang selaput tipis yang menyelimutinya. selanjutnya biji mangga dicuci bersih dan dikeringkan. setelah kering ditumbuk hingga menjadi tepung dan dijemur kembali. usai begitu tepung bisa dikonsumsi menjadi makanan sejenis bubur, jenang atau gorengan.
  3. Biji mangga dapat mencegah wabah Listeriosis. Tannin murni diekstraksi oleh Engels dari mangga. zat itu terbukti dapat menghalangi efek buruk dari berbagai jenis bakteri termasuk Listeria sejenis pathogen mematikan yang biasa menginfeksi daging dan menyebabkan wabah penyakit di Kanada pada 2008 lalu.
Demilian manfaat biji buah mangga.... mudah mudahan bermanfaat.


Cara Menanam Buah Mangga di Dalam Pot

1. Pemilihan Bibit
Kalau memilih bibit perhatikan  varietasnya. Cari  varietas mangga yang  gampang berbuahnya,  seperti ;  manalagi, arumanis. Jangan tanam bibit dari bijinya, karena menanam bibit dari bijinya akan memakan waktu yang lama. Tanamlah cangkokannya atau dari hasil  okulasi. Bibit ini akan lebih cepat berbuah dibanding yang berasal dari biji.


2. Persiapan Pot
Kalau untuk pohon mangga, jelaslah ukuran pot harus disesuaikan dengan tinggi tanaman. Misalnya tingginya 1,5 meter, pot yang digunakan sebaiknya drum berdiameter 60 cm yang dipotong setengah bagian. Dasar pot harus dibuat lubang untuk membuang kelebihan air.


3. Media Tanam
Media tanam yang umum digunakan berupa campuran tanah, humus, kompos pupuk kandang atau serbuk gergaji. Perbandingan keempat bahan itu bisa 1:1:1:1. Tanaman mangga menyukai media yang gembur, berbutir-butir, dan banyak mengandung unsur hara.

4. Penanaman
Isi  terlebih dahulu dasar pot dengan serutan gergaji. Hal ini agar kelebihan air mudah keluar. Masukkan tanaman lalu isi dengan media tanaman. Ketinggian media tanam kira-kira ¾ dari tinggi pot. Siram media perlahan-lahan agar memadat secara alami dan tanaman cepat segar kembali.

5. Penyiraman
Pada awal penanaman harus disiram secara teratur setiap hari, pagi dan sore. Jika media dalam pot cepat kering, terutama saat musim kemarau, penyiraman boleh dilakukan 2 kali sehari. Volume penyiraman jangan berlebihan sebab membuat media tanam keluar dari pot.

6. Pemupukan
Tanaman sangat membutuhkan unsur hara untuk hidupnya. Itulah sebabnya perlu dipupuk. Jenis pupuk yang diberikan dapat berupa pupuk anorganik maupun organik. Pupuk anorganik misalnya, urea, NPK. Sedangkan pupuk organik seperti pupuk kandang, kompos. Pupuk tersebut diberikan dengan cara ditaburkan dan kemudian disiram. Untuk pupuk kandang, harus sudah matang saat diberikan. Cirinya, berbentuk remah, tidak berbau, dan tidak terasa panas saat dipegang.

7. Penanggulangan hama
Tanaman mangga sering terserang ham, seperti kutu, lalat, bisul, ulat, dan binatang penggerek. Bila serangan hama itu muncul, segera semprot dengan insetisida. Penyemprotan dengan insektisida baru dilakukan bila memang diperlukan. Penyemprotan setiap minggu tidak dianjutkan karena akan mengganggu populasi serangga penyerbuk bunga.

Jenis Hama Pada Tanaman Mangga

1. Kepik mangga ( Cryptorrynoccus gravis)
Menyerang buah dan masuk ke dalamnya.
Pengendalian: dengan semut merah yang menyebabkan kepik tidak bertelur.
2. Bubuk buah mangga
Menyerang buah sampai tunas muda. Kulit buah kelihatan normal, bila dibelah terlihat bagian dalamnya dimakan hama ini.
Pengendalian: memusnahkan buah mangga yang jatuh akibat hama ini, menggunakan pupuk kandang halus, mencangkul tanah di sekitar batang pohon dan menyemprotkan insektisida ke tanah yang telah dicangkul.
3. Bisul daun (Procontarinia matteiana) 
Gejala: daun menjadi berbisul dan daun menjadi berwarna coklat, hijau dan kemerahan.
Pengendalian: penyemprotan buah dan daun dengan Ripcord, Cymbuth atau Phosdrin tiga kali dalam seminggu, membakar daun yang terserang, menggemburkan tanah untuk mengeluarkan kepompong dan memperbaiki aerasi.
4. Lalat buah ( Dacus dolrsalis Hend atau D. pedestris) 
Gejala: buah busuk, jatuh dan menurunkan produktivitas.
Pengendalian: Dengan memusnahkan buah yang rusak, memberi umpan berupa larutan sabun atau metil eugenol di dalam wadah dan insektisida atau dengan pemasangan perangkap lalat buah dengan menggunakan minyak selasih dan petrogenol untuk menangkap lalat buah. Minyak selasih dan petrogenol adalah senyawa pemikat (sex pheromone) bekerja sebagai penghubung antara individu jantan dan individu betina sehingga keduanya dapat menjalankan perilaku kawin dan kopulasi.
5. Wereng ( Idiocerus clypealis, I. Niveosparsus, I. Atkinsoni) 
Jenis wereng ini berbeda dengan yang menyerang padi. Wereng ini menyerang daun, rangkaian bunga dan ranting sambil mengeluarkan cairan manis sehingga mengundang semutapi untuk memakan tunas atau kuncup. Cairan yang membeku menimbulkan jamur kerak hitam.Pengendalian : dengan insektisida Diazinon dan pengasapan seminggu empat kali.
6. Tungau (Paratetranychus yothersi, Hemitarsonemus latus)
Tungau pertama menyerang daun mangga yang masih muda sedangkan yang kedua menyerang permukaan daun mangga bagian bawah. Keduanya menyerang rangkaian bunga.
Pengendalian : dengan menyemprotkan tepung belerang, insektisida Diazinon atau Basudin.
7. Kalong dan Kelelawar
Memakan buah mangga di malam hari.
Pengendalian: dengan membiarkan semut kerangkeng hidup di sela daun mangga, memasang kitiran angin berpeluit dan melindungi pohon dengan jaring.

Cara Okulasi Pohon Mangga

Berikut ini Langkah-Langkah Melakukan Okulasi Pada Tanaman Mangga.
  1. Cara okulasi pohon mangga yang harus benar-benar diperhatikan yaitu saat pemilihan tanaman mangga tersebut harus yang berkualitas, memiliki batang pohon yang kuat, berbuah lebat dan sehat. Selain itu, Anda juga harus menyiapkan tunas tanaman mangga yang berbuah manis dan besar.
  2. Setelah itu, tentukan bagian posisi batang tanaman yang akan disayat. Sebisa mungkin tidak terlalu dekat dengan bagian pangkal batang tanaman mangga.
  3. Kemudian, sayat kulit batang tanaman mangga secara perlahan dengan ukuran kurang lebih 3 cm. Namun saat menyayat harus dilakukan dengan hati-hati, jangan sampai kambium pada batang tanaman terluka. Apabila kandungan kambium tersebut tebal, maka tanaman mangga siap di okulasi.
  4. Saat menyayat tanaman, pada bagian bawah harus disisakan yang akan digunakan sebagai pijakan.
  5. Menggunakan tunas mangga yang memiliki buah manis, tanaman yang kuat terhadap serangan hama dan juga memiliki buah yang manis. Selain itu, tunas juga harus dalam kondisi sehat atau pilih tunas yang memiliki kondisi yang sehat dengan bagian kulit batang yang berwarna hijau keabu-abuan.
  6. Cara okulasi pohon mangga yaitu dengan membuang daun yang terdapat pada tunas. Kemudian siapkan batang yang memiliki kurang lebih 3 sampai 4 mata tunas. Potong batang miring dan sesuaikan dengan sayatan batang yang utama.
  7. Atur dengan baik posisi sayatan tunas agar dapat menempel secara benar pada sayatan batang yang utama. Kemudian, selipkan pada bagian kulit sayatan pada batang utama yang masih tersisa untuk pijakan dan tahan dengan menggunakan tangan dan jangan sampai posisinya berubah pada saat dibungkus.
  8. Bungkus dengan plastik dengan rapi dan rapat tetapi jangan terlalu kencang.
Demikian cara okulasi pohon mangga yang tepat dan dapat menghasilkan buah yang berkualitas pada tanaman mangga yang baru. Selamat mencoba!


AGAR MANGGA MUDAH BERBUAH

Buah mangga merupakan hal yang tidak asing bagi masyarakat indonesia, karena negeri ini termasuk penghasil buah mangga yang cukup berkualitas.Bagi yang ingin menanam atau mungkin telah mempunyai pohon mangga disekitar rumah namun sulit untuk berbuah, tips dibawah ini semoga dapat membantu agar pohon mangga cepat berbuah.

1. Pohon mangga menyukai tempat yang udara terbuka atau mengalir, jika tempat terlalu sempit atau terlalu banyak pohon yang saling berhimpitan, pohon mangga akan sulit untuk mengeluarkan bakalan kembang sebagai calon buah mangga.

2. Pohon mangga menyukai struktur kelembaban tanah yang sedang, sehingga tingkat kebasahan tanah harus diperhatikan, tanah yang terlalu banyak mengandung air cenderung merangsang tanaman untuk memproduksi daun. Jika tanah terlampau kering, biasanya bakalan kembang lebih mudah muncul namun jika kadar air dibiarkan terlalu sedikit maka pada saat kembang telah menjadi bakalan mangga maka akan mudah rontok. Pastikan saja kondisi kelembaban dengan tingkat sedang yaitu dengan pembuatan bedengan disekitar tanaman mangga, yang fungsinya untuk sanitasi air yang ada.

3. Pemupukan juga dapat dilakukan dengan memberikan unsur fosfor sebagai perangsang pembungaan dan kalium sebagai pengatur nutrisi sehingga bakalan buah tidak mudah rontok. Untuk selengkapnya tentang unsur-unsur pada pupuk silahkan baca artikel tentang pupuk disini.

4.Perhatikan keseimbangan dahan daun. Dahan daun yang terlalu rapat akan menyulitkan sirkulasi udara dan pencahayaan yang masuk. Lakukan pemangkasan dahan yang sekirannya tidak berguna agar alur nutrisi yang dihasilkan oleh tanaman dapat difokuskan untuk produksi pembuahan.


Mengenal Mangga Manalagi

Mangga manalagi adalah salah satu varietas mangga dari jenis Mangifera indica, keluarga Anacardiaceae(mangga-manggaan). Ada 2 macam manalagi dikenal orang, yaitu manalagi besar (manalagi situbondo) dan manalagi kecil (manalagi kraksaan). Apa keistimewaan mangga manalagi, dibanding dengan mangga lainnya? Si manalagi ini merupakan salah satu mangga yang mendapat predikat “Buah Unggul” di Indonesia. Salah satu keunggulannya ialah rasanya yang betul-betul lezat dan aromanya yang nyaman.
Sosok tanaman tidak begitu besar, tingginya kurang lebih 8 m. Tajuknya bulat bergaris tengah kurang lebih 12 m. Jumlah daun sedang, berbentuk lonjong, berujung runcing, pangkalnya lebar, permukaannya sedikit berombak. Panjang daun kurang lebih 25 cm dan lebarnya 7,5 cm. Pucuk daun (pupus) berwarna kuning muda, ini berbeda denganjenis lainnya yang umumnya berwarna hijau hingga ungu-merah. Tanaman menghasilkan bunga majemuk berbentuk seperti kerucut, berwarna kuning dengan tangkai bunga berwarna hijau muda kemerahan.
Buah mangga manalagi yang terkenal lezat ini bila tua berwarna hijau tua kelabu dan kulit buah bertutup lapisan lilin. Bila telah matang, pangkal buah berwarna kuning, sedangkan ujungnya masih tetap hijau. Kulit buah tebal, berbintik-bintik keputihan dan apabila matang akan menjadi cokelat di tengahnya.
Daging buah manalagi tebal, seratnya amat halus sehingga dapat dikatakan hampir tidak berserat. Warna daging buah kuning dan kandungan airnya tidak banyak. Rasanya yang manis dan aromanya yang harum, membuah buah mangga ini terasa lezat dan segar. Bahkan buah yang belum matang pun (tetapi sudah tua) banyak diminati. Rasanya enak dan manis. Peloknya tidak terlalu besar dan berserat pendek.


Teknik Menanam Pohon Mangga

Pada dasarnya teknik menanam yang anda praktekkan dalam membudidaya pohon mangga akan sama dengan ketika anda menanam pohon buah jenis lain. Pertama-tama anda perlu mengukur luas lahan tanam. Kemudian dari situ anda dapat menentukan jarak tanam yang ideal bagi pertumbuhan pohon mangga tersebut. Pada umumnya, anda dapat memberikan jarak tanam sekitar 5 – 10 meter antar pohon yang satu dengan yang lainnya. Pola penanamannya dapat berbentuk garis diagonal, garis sejajar, ataupun dengan bentuk segitiga sama sisi.
Kemudian untuk cara menanam pohon mangga sendiri, ada cara khusus yang dianjurkan untuk mengelola lahan tanah tersebut agar lebih layak ditanam. Pertama, galilah  tanah dengan ukuran lebar dan tinggi yang direkomendasikan sekitar 50 cm – 100 cm. Kemudian ada 2 cara yang dapat anda lakukan untuk membuat lubang galian tersebut menjadi lebih layak untuk ditanami. Anda dapat membakar lubang hasil galian dengan memasukkan jerami atau sampah kering ke dalam lubang tersebut dan dibakar. Lebih bagus lagi bila anda membiarkan lubang hasil galian tersebut terkena cahaya matahari secara langsung dalam kurun waktu 1 hingga 2 minggu.
Tahap terakhir untuk menghasilkan tanah yang baik adalah campurlah tanah hasil galian tersebut dengan gabah atau dedak. Kemudian tambahkan pula pupuk kandang sebelum tanah tersebut digunakan untuk menutup lubang hasil galian. Penananam bibit mangga yang dapat meraih hasil yang maksimal memang perlu diperhatikan semenjak penyiapan lahan tanam. Maka dari itu, metode penyiapan lahan seperti ini sangat dianjurkan sekali untuk dilakukan.
Selanjutnya, masukkan tanah yang telah dicampur dengan dedak dan pupuk tersebut ke dalam lubang hingga mencapai ketinggian sepertiga dari tinggi lubang secara keseluruhan. Keluarkan bibit pohon mangga dari polybag dan masukkan ke dalam lubang tersebut. Timbun bibit tersebut dengan tanah sisa yang masih ada. Biasanya bibit tanaman yang berasal dari teknik okulasi memiliki mata okulasi. Usahakan agar mata okulasi ini tidak tertimbun tanah. Cara tanam bibit pohon mangga yang baik dan benar pun telah selesai anda lakukan.


Manfaat Mangga

Dengan kayanya senyawa yang ada di dalam buah mangga, tidak mengehrankan jika kemudian manfaatnya cukup beragam. Dengan mengkonsumsi buah mangga secara teratur baik itu secara langsung atau diolah terlebih dahulu, Anda akan mendapatkan sejumlah benefit antara lain: 
  1. Menjauhkan kanker. Hal ini telah dibuktikan secara ilmiah dimana para peneliti mendapatkan fakta menarik seputar kandungan anti-oksidan dalam sebuah mangga. Anti-oksidan ini sangat berperan dan efektif melindungi tubuh manusia dari berbagai resiko kanker seperti pada payudara, usus besar, kakner darah, prostat dan masih banyak lagi lainnya. Senyawa yang ada di dalam buah mangga yang sangat ampuh mereduksi ancaman kanker adalah asam galat, astragalin, filsetin, quercetin dan juga methylgallat.
  2. Mencerahkan kulit. Manfaat buah mangga yang satu ini tentu menggiurkan para wanita. Dengan mengkonsumsi buah mangga, pori-pori Anda akan bersih dan jerawat akan jauh. Sebagai efeknya, kulit Anda akan jauh lebih cerah dan sehat. Manfaat ini bisa diperoleh dengan mengkonsumsi mangga atau dengan menggunakannya sebagai bahan kecantikan seperti masker misalnya.
  3. Mereduksi angka koleterol. Manfaat ini bersumber pada kandungan vitamin c di dalam mangga yang memang tinggi. Vitamin c ini mampu mendetoks darah dari unsur-unsur yang tak penting seperti kolesterol jahat.
  4. Membuat mata lebih cerah. Dengan mengkonsumsi mangga secangkir setiap harinya akan membantu mata Anda seba ia sangat kaya akan vitamin A. Mangga juga membantu agar mata terus lembab dan terhindar dari kekeringan.
  5. Manfaat mangga lainnya adalah memenuhi kebutuhan alkali manusia. Senyawa yang ada di dalam mangga seperti asam tartrat, asam sitrat dan juga asam malat bisa menahan cadangan alkali di dalam tubuh manusia.
  6. Meningkatkan gairah dan energi sex. Manfaat yang satu ini tentunya sangat didambakan mereka yang telah berpasangan. Kabarnya kadar vitamin E di dalam mangga bisa membantu meningkatkan gairah sex! Jadi jangan ragu mengkonsumsi buah mangga setoap hari.
  7. Mangga mampu memperbaiki sistem pencernan. manfaat yang satu ini terkait erat dengan kandungan fiber atau serat alami dalam mangga.
  8. Melenyapkan panas dalam. Mangga bisa berfungsi sebagai pendingin tubuh. Panas dalam biasanya muncul saat ginjal terbebani dengan cuaca yang panas. Dengan mengkonsumsi mangga, Anda bisa menetralkan racun dan suhu di dalam ginjal Anda.
  9. Manfaat buah mangga lainnya adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh seseorang. Hal ini terkait erat dengan kandungan vitamin A juga C yang banyak dijumpai dalam buah mangga. Selain itu, buah dengan warna daging cantik ini mengandung sedikitnya 25 karotenoid yang sangat baik dalam menjaga kondisi fit tubuh.

Macam-Macam Mangga

Yang di sebut dengan buah mangga adalah spesiesa yang memiliki nama ilmiah Mangifera indica . Sedangkan buah yang masih berkerabat dengan mangga seperti bacang, kuweni, kasturi, dan lain-lain memang seringkali di salah artikan sebagai buah mangga. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini, kami hanya memperkenalkan mangga yang memang benar buah mangga yang berasal dari spesies Mangifera indica . Jenis-jenis buah mangga mangifera indica , antara lain adalah:
1. Mangga Arum manis/harum manis
mangga gadungMangga jenis ini adalah yang paling banyak kita jumpai di pasaran. Daerah jawa barat dan sekitarnya, mangga jenis ini memang di sebut mangga harum manis, tetapi di daerah jawa timur terutama probolinggo, malang, jember dan sekitarnya, mangga jenis di kenal dengan sebautan mangga gadung. Mangga arum manis merupakan gambaran buah mangga yang ada di benak setiap orang. Bentuk buah mangga seringkali di gambarkan seperti betuk buah mangga arum manis. Transisi rasa buah dari waktu masih muda, setengah matang, dan matang sangat berbeda memberi sensai tersendiri. Dagingya biasanya gemol/tebal dengan warna kuning keemasan ketika matang dan rasa yang manis dengan bau harum segar yang menggugah selera makan.
2. Mangga Golek
mangga golekMangga golek bentuknya bentuknya lonjong, serat dagingnya banyak, dan rasanya sangat manis saat matang. Mangga golek merupakan salah satu jenis atau varian mangga yang kabarnya pertama kali dikembangkan di tanah India. Namun setelah di budidayakan di Indonesia, jenis mangga ini menjadi sedikit berbeda dengan mangga golek India. Karena bentuknya yang unik, dan ukurannya bisa begitu besar, mangga golek seringkali di cari oleh para pecinta mangga untuk di nikmati. Sentra budidaya mangga golek yang paling terkenal adalah prpbolinggo, indra mayu dan pasuruan. Bahkan mangga golek telah di tetapkan oleh mentan sebagai mangga lokal varietas unggul.
3. Mangga Manalagi
mangga manalagiMangga manalagi, konon katanya merupakan hasil persilangan dari mangga gadung dan golek. Sepintas bentuk buah mangga manalagi lebih mirip mangga golek, tetapi lebih gemuk dan lebih pendek/lebih kecil jika dibandingkan dengan golek. Ukuran buah hampirsebanding dengan ukuran buah mangga gadung,  dengan kulit buah berwarna hijau ketika masih muda dan apabila matang juga masih hijau tetapi agak keabuan dengan kulit di penuhi bintik-bintik putih yang jumlahnya jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan jenis mangga lainnya. Sementara itu daging buahnya padat dan berserat berwarna kuning keemasan. Kulit buah tebal dan berlilin. Mangga manalagi ini termasuk mangga yang tidak mudah busuk setelah di petik.
4. Mangga Madu
mangga maduSepintas mangga madu mirip mangga gadung, kecuali keseluruhan kulitnya berwarna kuning cerah saat matang. Di sebut mangga madu, karena rasa buah mangga yang satu ini sangat manis sekali seperti madu. Manis tetapi tidak tertinggal di lidah. Buahnya bulat sedikit memanjang dengan ukuran yang hampir sama besar dengan mangga manalagi.
5. Mangga Endog  / mangga telur
mangga telurMangga endog atau mangga telur merupakan jenis mangga lokal yang bentuknya kecil sebesar telur. Karena itu di sebut mangga endog yang artinya telur. Kulit buah mangga telur ini sepintas mirip dengan kulit buah manggamanalsgi, yaitu hijau berbintik-bintik putih. Rasa daging buahnya manis, tetapi aromanya tidak begitu se semerbak jenis mangga yang lain. Buah ini sangat mudah di budidayakan, karena tanah penyakit. Tetapi karena bentuknya yang kecil, sangat jarang orang yang menyukainya.
6. Mangga gedong gincu
mangga gedong gincuMangga yang satu ini mempunyai ciri yang khas yaitu warna kulitnya yang cantik, cerah, dan menarik. Perpaduan dari warna oranye, merah, sedikit warna hijau dan kuning. Harganya di pasaran cukup stabil dan paling banyak ditemukan di pusat perbelanjaan. Daging buah jenis mangga yang satu ini cukup nikmat. Ia mengandung banyak air. Meski didominasi rasa manis, namun tak jarang pula yang merasakan asamnya di ujung lidah. Buah ini banyak di budidayakan di daerah Majalengka dan coirebon.
7. Mangga Indramayu
mangga indramayuMangga Indramayu merupakan mangga lokal yang banyak di budidayakan di daerah indramayu. Aromanya menyengat dengan rasa manis yang juga menyengat. bentuk buah mangga ini sangat khas, sehingga sangat mudah membedakannya dengan buah mangga jenis lain. Daging buahnya sedikit berair, dan mempunyai serat yang khas, sehingga sangat nikmat saat di santap di musim kemarau, ketika panas menyengat.
8. Mangga Apel
mangga apelDisebut mangga apel, karena bentuknya bulat seperti buah apel tetapi dengan kulit berwarna hijau agak unggu kemerahan di bagian pangkal buah. Mangga apel rasanya masam ketika masih muda dan agak sedikit manis ketika matang. Namun begitu banyak sekali yang menyukai mangga apel terutama untuk di santap sebagai rujak.
Itulah 8 jenis buah mangga yang sring kita temui di pasaran. masih banyak lagi varietas buah mangga yang tersebar di seluruh pelosok dunia. Mungkin pada kesempatan yang akandatang, Kebun Q akan membahas jenis-jenis buah mangga yang lain.

Klasifikasi Mangga

Mangga atau mempelam adalah nama sejenis buah, demikian pula nama pohonnya. Mangga termasuk ke dalammarga Mangifera, yang terdiri dari 35-40 anggota, dan suku Anacardiaceae. Nama ilmiahnya adalah Mangifera indica.
Pohon mangga termasuk tumbuhan tingkat tinggi yang struktur batangnya (habitus) termasuk kelompok arboreus, yaitu tumbuhan berkayu yang mempunyai tinggi batang lebih dari 5 m. Mangga bisa mencapai tinggi 10-40 m.
Nama buah ini berasal dari Malayalam maanga. Kata ini dipadankan dalam bahasa Indonesia menjadi mangga; dan pada pihak lain, kata ini dibawa ke Eropa oleh orang-orang Portugis dan diserap menjadi manga (bahasa Portugis), mango(bahasa Inggris) dan lain-lain. Nama ilmiahnya sendiri kira-kira mengandung arti: “(pohon) yang berbuah mangga, berasal dari India”.
Berasal dari sekitar perbatasan India dengan Burma, mangga telah menyebar ke Asia Tenggara sekurangnya semenjak 1500 tahun yang silam. Buah ini dikenal pula dalam berbagai bahasa daerah, seperti pelem atau poh (Jw.).